Monday, April 29, 2013

Wayang | Puncak Tradisi dan Budaya Bangsa

Wayang | Puncak Tradisi dan Budaya Bangsa - Wayang merupakan salah satu warisan luhur budaya bangsa Indonesia. Wayang pernah menempati puncak-puncak kejayaannya pada masa kerajaan islam di Indonesia. Pada waktu itu, budaya wayang sangat populer sekali di kalangan masyarakat Indonesia. Budaya wayang biasanya digunakan sebagai media pencerahan, dakwah, pendidikan, hiburan, pemahaman filsafat, dan masih banyak lagi. Didalam cerita wayang terkandung nilai-nilai hikmah yang bisa kita gunakan sebagai bahan pelajaran dalam menjalani kehidupan. Wayang mempunyai konsep filsafat bahwa di dunia ini tidak ada makhluk yang benar-benar baik, dan yang benar-benar jahat. Setiap makhluk selalu menyandang unsur kebaikan dan kejahatan.

Budaya dan Tradisi Wayang
Budaya dan Tradisi Wayang (Google Image)
Secara sederhana wayang dapat diartikan kulit yang diukir dan dilihat bayangannya pada kelir (sejenis kain). Dengan demikian, wayang yang dimaksud tentunya adalah wayang kulit seperti yang kita kenal saat ini. Seni wayang masih sangat erat kaitannya dengan keadaan sosiokultural dan religi bangsa Indonesia, khususnya budaya orang-orang Jawa. Punakawan adalah tokoh yang paling terkenal dalam dunia pewayangan. Tokoh-tokoh dalam punakawan antara lain Semar, Gareng, Petruk, Bagong. Semua tokoh-tokoh ini hanya ada di dalam cerita pewayangan bangsa Indonesia dan tidak ada di negara lain. Selain itu, nama dan istilah-istilah teknis dalam pewayangan semuanya diambil dari bahasa Jawa (kuno) asli Indonesia, dan bukan bahasa lain.

Perkembangan wayang sebagai suatu pergelaran dan tontonan sudah mulai ada sejak zaman pemerintahan raja-raja Hindu Budha di masa lalu. Beberapa prasasti dan peninggalan prasejarah yang berhasil ditemukan telah membuktikan akan hal ini. Dalam suatu pergelaran wayang, penonton hanya menyaksikan gerakan-gerakan wayang melalui bayangan yang jatuh pada kelir (selembar kain). Jadi penonton tidak melihat wayangnya secara langsung, melainkan yang mereka lihat adalah bayangan dari wayangnya. Pergelaran wayang bisanya hanya diiringi oleh seperangkat gamelan yang terdiri dari berbagai macam alat musik. Cerita wayang yang paling terkenal saat itu adalah cerita Ramayana dan Mahabarata. Selanjutnya pada era berikutnya, budaya dan tradisi cerita pewayang diteruskan oleh beberapa ulama Islam, di antaranya oleh para Wali Songo. Para Wali Songo menggunakan wayang sebagai media dakwah untuk menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Masuknya agama Islam ke Indonesia telah memberikan pengaruh yang besar pada budaya dan tradisi wayang, terutama pada konsep religi dari falsafah wayang itu sendiri.

Seni pewayang sangat kuat sekali mengakar dalam budaya dan tradisi bangsa Indonesia. Sehingga budaya dan tradisi wayang ini, harus di jaga kelestariannya oleh kita sebagai bangsa Indonesia. Masih banyak sekali budaya dan tradisi bangsa Indonesia yang harus dilestarikan. Misalnya pada postingan sebelumnya saya juga telah menulis artikel tentang angklung dan batik keris. Semoga dengan membaca artikel-artikel semacam ini, akan tumbuh kecintaan kita terhadap budaya dan tradisi bangsa Indonesia. Kedepannya diharapkan semakin banyak generasi muda yang cinta terhadap budaya dan tradisi bangsanya.

Melalui tulisan ini saya mengajak kepada semua elemen masyarakat, khususnya bagi para pemuda untuk memberikan sumbangsihnya dalam upaya-upaya melestarikan budaya dan tradisi bangsa. Banyak sekali cara yang bisa kita lakukan untuk melestarikan budaya dan tradisi bangsa Indonesia. Misalnya untuk para aktivis blogger Indonesia, kita bisa membuat komunitas blogger nusantara. Misalnya peraturannya adalah seorang aktivis blogger bisa diakui sebagai blogger Indonesia, jika didalam blognya terdapat minimal 3-5 posting tentang tradisi dan budaya Indonesia. Upaya-upaya semacam ini diharapkan bisa membawa pengaruh positif untuk kelestarian budaya dan tradisi bangsa Indonesia. Saya membuat satu artikel dengan judul Teknologi Untuk Budayaku dengan harapan bisa memberikan motivasi pada sobat blogger untuk berlomba-lomba dalam melestarikan budaya dan tradisi bangsa Indonesia melalui dunia maya. Hidup Blogger INDONESIA...!!!

Description: Wayang | Puncak Tradisi dan Budaya Bangsa Rating: 5 Reviewer: Rizal Romadhoni Hidayatullah ItemReviewed: Wayang | Puncak Tradisi dan Budaya Bangsa

1 comment:

  1. iya, jaman skrg makin jarang aja pagelaran wayang... padahal itu kan budaya yg perlu dilestarikan. kalo aku paling suka ama wayang golek sob..

    blogmu aku follow, follower no ajaib no.60.. hehe, folback ya sob

    ReplyDelete

Mohon maaf komentar yang berisi spam dan kata-kata kotor akan kami hapus. Mari kita jaga etika dalam menulis komentar untuk kebaikan kita bersama. Terima Kasih...

Recent Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...